Lombok Timur Barbarpos.com – Suasana khusyuk bergema hingga ke penjuru Kecamatan Sakra Barat pada Kamis malam (21/8). Lapangan Barokah berubah menjadi lautan manusia saat ribuan warga tumpah ruah mengikuti Sakra Barat Bersholawat. Ini merupakan rangkaian malam keempat Festival Gawe Beleq Sakra Barat yang digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sejak maghrib warga dari berbagai desa berdatangan. Ada yang datang berkeluarga, ada pula rombongan pemuda dengan mengendarai sepeda motor. Tidak ada yang duduk di belakang. Semua ingin paling dekat dengan panggung untuk melantunkan sholawat bersama.
Ketua Panitia Festival Gawe Beleq Sakra Barat, Muhammad Faizun Fikri, menyatakan kegiatan ini lebih dari sekadar hiburan.
“Dengan bersama-sama mengumandangkan sholawat kepada Rasulullah tujuannya satu. Mohon barokah dan maghfirah dari Allah. Semoga Sakra Barat makin makmur, masyarakatnya sejahtera, dan Negara Indonesia di usia ke-81 tetap aman damai, Gemah Ripah Loh Jinawi,” tegasnya.
Kehadiran warga yang luar biasa juga menjadi perhatian aparat keamanan. Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H. turun langsung memberikan pesan Kamtibmas.
“Silakan bersholawat, silakan bergembira. Tapi tetap jaga keamanan dan ketertiban. Saya minta warga juga waspada terhadap peredaran uang palsu yang sering muncul di keramaian seperti ini,” ujarnya.
Dandim 1615 Lombok Timur juga memberikan pesan khusus kepada para pemuda. Beliau mengingatkan agar tidak lupa berbakti kepada orang tua.
“Sehebat apa pun kita sukses, kalau tidak diridhoi orang tua maka sia-sia. Jaga akhlak, jaga adab,” pesannya yang disambut gemuruh takbir warga.
Mewakili Bupati Lombok Timur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur Nurul Wathoni menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten terus menggerakkan pembangunan hingga ke desa.
“Kita sudah realisasikan jalan yang makin mulus, bansos, bantuan UMKM dan sebagainya. Semua untuk mensejahterakan masyarakat. Karena itu mari kita dukung program pemerintah dengan menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masing-masing,” katanya.
Festival Gawe Beleq tahun ini memang berbeda. Selain menampilkan budaya dan UMKM, panitia menyisipkan ruang spiritual melalui Sakra Barat Bersholawat agar kebersamaan warga semakin kuat.
Acara ditutup dengan doa bersama. Ribuan tangan terangkat, ribuan suara berdoa untuk Sakra Barat yang lebih maju, Lombok Timur yang berkah, dan Indonesia yang damai. Gemuruh sholawat menjadi penutup yang menghangatkan malam keempat Festival Gawe Beleq.
