Maulid Nabi di Sukamulia Timur Penuh Haru, Baznas Lotim Tebar Bantuan dan Pesan Zakat

LOMBOK TIMUR – Barbarpos.com || Tangis haru bercampur kebahagiaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Yayasan Darul Mujahidin, Sukamulia Timur, Rabu (9/8/2026). Momen itu sekaligus bertepatan dengan HUT ke-2 yayasan yang berdiri sebagai pusat pendidikan dan pembinaan umat.

Kehadiran Wakil Ketua Baznas Kabupaten Lombok Timur, Dr. Asbullah Muslim, menjadi salah satu titik penting dalam acara tersebut. Ia tidak datang sendiri. Baznas Lotim membawa bantuan untuk umat dan pesan penting tentang kepedulian sosial.

Di hadapan ratusan jamaah, Dr. Asbullah mengajak agar Maulid Nabi dimaknai bukan hanya dengan sholawat dan ceramah, tetapi juga dengan aksi nyata meneladani Rasulullah.

“Meneladani Rasulullah adalah dengan berbagi. Dengan peduli kepada sesama yang membutuhkan. Itulah inti dari zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.

Ia juga memaparkan sejumlah program Baznas Lotim yang berjalan saat ini. Mulai dari bantuan untuk mustahik, program kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi umat. Harapannya, masyarakat semakin memahami pentingnya zakat sebagai instrumen untuk menguatkan solidaritas sosial.

Suasana semakin emosional ketika Baznas Lotim menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pihak Yayasan Darul Mujahidin. Bantuan itu diterima dengan haru oleh pengurus dan santri. Bagi mereka, kehadiran Baznas di tengah peringatan Maulid dan HUT yayasan menjadi penguat semangat.

“Kegiatan seperti ini mengingatkan kita bahwa agama tidak hanya di lisan, tapi juga di perbuatan. Ketika Maulid menjadi jalan berbagi, maka keberkahan akan dirasakan bersama,” kata salah satu pengurus yayasan.

Ketua panitia menyampaikan apresiasi atas dukungan Baznas Lotim. Ia menyebut bantuan dan kehadiran langsung pimpinan Baznas memberi energi baru bagi yayasan yang masih berusia dua tahun itu untuk terus melayani umat.

Peringatan Maulid Nabi di Sukamulia Timur tahun ini pun menjadi lebih dari sekadar seremonial. Ia menjadi ruang pertemuan antara spiritualitas, kepedulian, dan aksi sosial.

Melalui momentum ini, pesan yang ingin disampaikan jelas. Meneladani Rasulullah berarti menghadirkan kasih untuk sesama, dan zakat adalah salah satu jalan untuk mewujudkannya.

Bagikan: