Dari Simpang Masbagik ke NTT, Rp4,6 Juta Solidaritas Warga Lotim untuk Korban Gempa

SELONG – Barbarpos.com || Tiga hari, enam titik, dan ribuan tangan yang mengulurkan receh. Itulah wajah solidaritas masyarakat Lombok Timur untuk saudara mereka di Nusa Tenggara Timur yang diguncang gempa.

Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Lombok Timur bersama Aliansi OKP Lombok Timur Peduli menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan sejak Jumat 11 September hingga Minggu 13 September 2026.

Relawan dari berbagai organisasi kepemudaan turun ke jalan. Mereka berdiri di Simpang 4 Masbagik, Simpang 4 Pancor, kawasan Taman Rinjani Selong, depan Kantor Bupati Lombok Timur, Rempung, dan Aikmel. Kotak amal diangkat, spanduk dibentangkan, dan pesan yang sama disampaikan, NTT butuh uluran kita.

Hasilnya, hingga penutupan aksi terkumpul dana sebesar Rp4.613.000. Angka itu diserahkan secara resmi ke BAZNAS Kabupaten Lombok Timur di Aula kantor BAZNAS, Senin 14 September 2026.

Hadir dalam penerimaan tersebut Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Lombok Timur Amrul Arahap, Kepala Bagian Pengumpulan Mirwan, M.Pd., dan perwakilan Aliansi OKP Lombok Timur Peduli.

Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Lotim, Mirwan, M.Pd., mengapresiasi kerja kolektif yang dilakukan anak-anak muda bersama masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Aliansi OKP Lombok Timur Peduli dan seluruh masyarakat yang telah ikut berkontribusi. Nilai yang terkumpul mungkin terlihat sederhana, tetapi di dalamnya terdapat kepedulian dan solidaritas masyarakat Lombok Timur terhadap saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah di NTT,” ujarnya.

Bagi BAZNAS, nominal bukan satu-satunya ukuran. Yang lebih penting adalah terbangunnya gerakan kemanusiaan yang melibatkan banyak elemen.

“BAZNAS berkomitmen memastikan setiap amanah yang dihimpun dikelola secara tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Semangat gotong royong seperti ini perlu terus dijaga agar kepedulian masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan,” tambah Mirwan.

Gempa di NTT memang terjadi jauh dari Lombok Timur. Namun jarak tidak menghalangi empati. Musibah di satu pulau menggerakkan solidaritas di pulau lain.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Lotim berharap semangat berbagi tidak berhenti di satu aksi. Ke depan, sinergi dengan OKP dan masyarakat akan terus diperkuat agar setiap respons terhadap bencana bisa lebih cepat, tepat, dan menyentuh mereka yang paling membutuhkan.

Bagikan: