SELONG – Barbarpos.com Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur mengambil langkah konkret menjawab keluhan warga soal data desil yang tidak sesuai. Melalui sistem Perlinsos Digital dan percepatan Identitas Kependudukan Digital, Pemda Lotim menargetkan perbaikan data berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik saat membuka Sosialisasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan di Rupatama II Kantor Bupati, Selasa 15 September 2026.
“Jumlah penduduk kita 1,471 juta lebih. Wajar kalau risiko salah catat juga besar,” kata Sekda di hadapan perwakilan OPD, BPJS, PT Pos, RSUD, desa dan puskesmas.
Pemda Lotim menyambut target nasional dari Kementerian Sosial untuk memperbaiki 4,8 juta data desil. Dengan dukungan Artificial Intelligence, proses pembaruan dipercepat. Sekda menyebut, paling cepat September hingga minggu kedua Oktober, data terbaru untuk desil rendah sudah bisa dirilis.
“InsyaAllah selaras dengan arahan Menteri Sosial, informasi terbaru sudah menyentuh angka sepuluh koma sekian yang desil rendah,” ujarnya.
Selain membenahi desil, Pemda Lotim juga memprioritaskan aktivasi IKD sebagai pintu utama pelayanan publik.
“Ketika aktivasi IKD menyeluruh, pelayanan akan semakin mudah dan cepat. Pintu masuk kita adalah IKD,” tegas Sekda.
Upaya itu mulai menunjukkan hasil. Dinas Dukcapil Lotim mencatat validasi IKD naik signifikan dari 1,6 persen pada Desember 2025 menjadi 12,22 persen atau sekitar 120 ribu warga saat ini. Kepala Dinas Dukcapil Parihin menyampaikan masyarakat mulai beralih dari KTP fisik ke KTP elektronik yang sudah terintegrasi IKD.
Sebagai daerah dengan indeks kepekaan digital tertinggi kedua di NTB setelah Kota Mataram, Pemda Lotim menyadari pentingnya respons cepat terhadap keluhan masyarakat di media sosial.
“Jangan baper, jangan cepat tersinggung. Niatkan sebagai ibadah agar kita kuat. Ini investasi pelayanan untuk semua,” pesan Sekda kepada jajaran.
Untuk mempercepat pelayanan sebelum target IKD 100 persen tercapai, Pemda Lotim membangun kolaborasi lintas sektor. Dukcapil menggandeng BPJS, PT Pos, rumah sakit, dan pemerintah desa agar layanan Adminduk tetap berjalan.
Kinerja Dukcapil Lotim juga mendapat pengakuan nasional. Pelayanan Adminduk masuk 10 besar nasional dalam perekaman e-KTP. Dukcapil Lotim juga mewakili daerah ini dalam penilaian zona integritas pelayanan tingkat nasional.
Di akhir kegiatan, Pemda Lotim memberikan penghargaan kepada 5 lembaga terbaik pelayanan Adminduk 2026, yaitu RSIA Permata Hati, Desa Batuyang, Montong Baan, Pohgading Timur, dan Beriri Jarak.
Dengan Perlinsos Digital yang sudah dapat diakses dan IKD yang terus digenjot, Pemda Lotim berharap ke depan data kependudukan semakin valid, penyaluran bantuan semakin tepat sasaran, dan pelayanan kepada masyarakat semakin cepat.
