Tak Ada Usulan Baru, Sambelia Fokus Kawal RKPDes 2027 dari Fisik hingga SDM

SAMBELIA – Barbarpos.com Suasana aula Kantor Desa Sambelia tampak serius, Senin 28 September 2026. Pemerintah Desa bersama BPD menggelar Musyawarah Desa penetapan dan pengesahan RKPDes tahun 2027. Bukan sekadar formalitas tahunan, forum ini menjadi penentu wajah Sambelia setahun ke depan.

Hadir lengkap dalam Musdes tersebut, Camat Sambelia Muh Anwar Ikroman, S.STP., MH, Kasi PMD Mardi JM, SAP, pendamping desa, Kepala Desa H. Moh Kahar, Ketua BPD H. Mas’ud, SE, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda hingga kader desa.

Kasi PMD Kecamatan Sambelia, Mardi JM langsung meluruskan fokus pembahasan. Menurutnya Musdes kali ini berbeda dari Musrenbang. Tidak ada lagi usulan baru yang dilempar ke meja.

“Pembahasan kita hari ini terfokus dan terbatas. Intinya memastikan apa yang sudah kita sepakati di Musrenbang kemarin sudah tercantum dengan benar. Kita perbaiki pos anggaran dan pencatatan yang masih keliru,” tegas Mardi.

Ia mengingatkan, mulai 1 Oktober 2026 data RKPDes akan dimasukkan ke dalam sistem APBDes selama tiga bulan ke depan, sebelum akhirnya dijalankan pada Januari 2027.

Camat Sambelia Muh Anwar Ikroman menambahkan, dengan anggaran yang terbatas, forum ini dituntut jeli memilah prioritas. Ia berharap pembangunan tidak berat sebelah. Fisik penting, tapi pembangunan sumber daya manusia tidak boleh ditinggalkan.

“Tujuan kita satu, melayani masyarakat sebaik-baiknya, mewujudkan Desa Sambelia yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Camat.

Sementara Kepala Desa Sambelia H. Moh Kahar menyebut dokumen RKPDes yang ada di hadapan peserta adalah hasil perjuangan bersama dari tingkat dusun. Ia berharap apa yang ditetapkan hari ini tidak mengecewakan warga.

Ketua BPD H. Mas’ud, SE mengamini hal tersebut. Angka-angka dalam dokumen tersebut merupakan rangkuman dari laporan ketua RT, usulan warga, dan hasil kesepakatan sebelumnya termasuk alokasi dana 300 yang sudah dibahas.

Hasilnya, RKPDes 2027 Sambelia tidak hanya menganggarkan kegiatan fisik, tetapi juga non fisik. Untuk fisik, akan dibangun rabat beton di Dasan Tinggi dan Mekar Mulya, gapura di Dusun Metro, penimbunan jalan dan pengadaan tiang listrik di Montong Kemangi, dua unit rumah layak huni, pembuatan grenase di Gubuk Daya, hingga pengembangan wisata Desa Sambelia. Sementara untuk non fisik, disiapkan insentif marbot, guru ngaji, kader dan berbagai pembinaan masyarakat lainnya.

Dengan disahkannya RKPDes ini, Sambelia resmi memiliki peta jalan pembangunan 2027 yang lahir dari aspirasi seluruh warganya.

Bagikan: