Keluhkan Sakit Kepala, Pria 55 Tahun Ditemukan Meninggal di Kos Labuhan Lombok

Lombok Timur – Barbarpos.com Siang itu seharusnya menjadi waktu istirahat. Namun takdir berkata lain. Seorang pria bernama Sadat Samanhudi, 55 tahun, ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya di Dusun Sandubaya Timur, Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Kamis sekitar pukul 13.40 Wita.

Warga setempat tak menyangka, karena beberapa jam sebelumnya korban masih terlihat beraktivitas seperti biasa.

Informasi meninggalnya korban pertama kali diterima Haji Saleh melalui telepon dari keluarga korban. Keluarga memintanya untuk mengecek kondisi korban di kos milik Imam Fauzi Aprilo. Bersama Muakmar, Haji Saleh kemudian mendatangi kos tersebut.

Pintu kamar dibuka. Korban ditemukan dalam posisi terlentang, kedua tangan berada di atas, hanya mengenakan kain sarung tanpa baju. Sudah tidak bernyawa.

Polisi yang mendapat laporan segera turun ke lokasi. Personel Polsek Pringgabaya melakukan pengecekan tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Fakta lain terungkap dari saksi Karyadi. Sekitar pukul 12.30 Wita, atau satu jam sebelum ditemukan meninggal, korban sempat datang ke rumahnya. Ia beristirahat sekitar 10 menit dan mengeluhkan sakit kepala.

“Korban bilang sakit kepala, lalu pamit pulang untuk salat dan istirahat,” ujar Karyadi.

Tak lama setelah itu, warga juga sempat melihat korban membeli nasi di warung tepat di depan kos-kosan. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan.

Korban diketahui merupakan wiraswasta, warga Dusun Kampung Banjar RT 001 RW 001, Desa Labuhan Lombok. Jenazahnya kemudian dibawa ke rumah saudaranya, Muammar, di desa yang sama.

Pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah. Mereka meyakini korban meninggal karena sakit dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan juga disampaikan untuk pemeriksaan luar di Puskesmas Labuhan Lombok, yang dituangkan dalam surat pernyataan.

Padahal, menurut keterangan keluarga dan warga sekitar, korban tidak memiliki riwayat penyakit.

Kapolres Lombok Timur melalui P.S. Kasi Humas Iptu Lalu Rusmaladi mengatakan, korban diperkirakan meninggal setelah waktu salat Zuhur, namun kepastian medis soal waktu dan penyebab kematian tidak dapat dipastikan karena tidak ada pemeriksaan lanjutan.

“Peristiwa ini telah ditangani Polsek Pringgabaya melalui pengecekan TKP dan pengumpulan keterangan saksi. Warga diharapkan tetap tenang dan menjaga stabilitas kamtibmas di lingkungan masing-masing,” pungkas Rusmaladi.

Bagikan: