Labuan Pandan – Barbarpos.com Jumat keramat 16 Oktober 2026 menjadi awal resmi kontestasi Pilkades Labuan Pandan. Agus Salim atau akrab disapa Wak Sandi menjadi pendaftar pertama bakal calon Kepala Desa di Sekretariat Pilkades Desa Labuan Pandan.
Datang dengan penuh kesederhanaan, Wak Sandi hanya didampingi istri tercinta dan tim relawan. Tanpa pengerahan massa, tanpa hiruk pikuk. Kedatangannya disambut hangat Ketua Panitia Ainudin bersama anggota panitia serta Ketua BPD Hasbullah.
Berkas pendaftaran diperiksa satu per satu dan dinyatakan lengkap. Panitia juga menerima 400 lembar KTP dukungan yang sah yang disiapkan tim, jauh melebihi syarat minimal 10 persen dari jumlah pemilih.
Kepada awak media, Wak Sandi menegaskan pendaftarannya bukan sekadar memenuhi syarat administratif, tapi membawa arah jelas untuk masa depan desa.
“Sebenarnya niat saya untuk maju sebagai calon Kepala Desa ini sudah lama saya sampaikan kepada masyarakat, sejak tahun 2024 lalu. Saya hanya ingin berikhtiar dan mengabdi untuk Desa Labuan Pandan dan masyarakat tercinta,” ujarnya.
Adapun visi yang ia usung adalah terwujudnya Desa Labuan Pandan yang maju, religius, dan bermartabat berbasis gotong royong.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Wak Sandi menjabarkan misi yang menjadi komitmen perjuangannya.
Misi pertama adalah mewujudkan desa yang maju. Mendorong pembangunan infrastruktur dasar yang merata, pelayanan pemerintahan yang cepat dan transparan, serta penguatan ekonomi warga melalui potensi kelautan, pertanian, peternakan, dan UMKM.
Misi kedua adalah membangun desa yang religius. Memperkuat kegiatan keagamaan, pendidikan TPQ dan keagamaan, memakmurkan masjid dan musala, serta membina akhlak generasi muda agar berkarakter dan beradab.
Misi ketiga adalah menghadirkan desa yang bermartabat. Menciptakan pemerintahan yang bersih, adil, dan menghargai hak seluruh warga tanpa membedakan latar belakang, serta menjunjung tinggi nilai adat dan budaya lokal.
Misi keempat adalah menghidupkan gotong royong sebagai kekuatan utama desa. Melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam setiap proses pembangunan, memperkuat musyawarah dusun, karang taruna, dan peran perempuan dalam pembangunan.
“Visi misi ini bukan hanya tulisan, tapi janji pengabdian. Maju desanya, religius masyarakatnya, bermartabat warganya, dan gotong royong caranya,” tegas Wak Sandi.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini tercatat enam nama bakal calon yang beredar dan rata-rata masih terikat hubungan keluarga dan persahabatan. Karena itu ia berharap Pilkades tetap berjalan dengan kehangatan kekeluargaan.
“Semoga seluruh tahapan Pilkades berjalan lancar, aman, jujur, adil, dan damai. Tanpa saling menjelekkan, tanpa saling menjatuhkan. Kita semua adalah saudara,” pungkasnya.
