Dari Dasan Borok untuk Flores, Donasi Warga Lotim Tembus Pengungsian Terdalam

SELONG – Barbarpos.com Dari sebuah desa di Lombok Timur, kepedulian menembus hingga tenda-tenda pengungsian di Flores. Yayasan Rinjani Nusantara Lombok kembali turun untuk kedua kalinya membawa amanah warga untuk korban gempa 7,7 di NTT, Senin 20 Oktober 2026.

Kali ini bukan sekadar beras dan mie instan. Bersama Jamaah Masjid Jami Hubbul Wathan Dasan Borok, Yayasan Nur Batua, dan Komunitas Pemuda Peduli, YRNL membawa pelukan yang lebih hangat, mukena, sarung, sajadah, Al-Quran, hingga buku Iqra untuk anak-anak yang tetap ingin mengaji di tengah puing.

Bantuan tahap dua ini menjangkau wilayah yang paling terluka, Reok, Reok Barat, dan Ruteng di Manggarai, serta Lamba Leda Utara dan Borong di Manggarai Timur. Daerah yang pada aksi pertama 7 September lalu tercatat ribuan rumahnya rusak berat.

Ketua Tim Tanggap Darurat Moh. Nawawi Ishaq mengatakan, jika tahap pertama adalah tanggap darurat, maka tahap kedua ini adalah tentang memulihkan hati.

“Logistik penting, tapi semangat anak-anak untuk tetap belajar mengaji jauh lebih penting di masa pemulihan ini,” katanya.

Namun di balik haru, ada cemas yang dititipkan warga. Ketua MUI Kecamatan Reok, Ustadz Usman Wahid, bersuara lantang dari pengungsian. November hujan akan datang, tenda darurat tak akan lagi cukup.

“Kami butuh Huntara sekarang, sebelum hujan menjadi bencana kedua bagi kami,” pintanya.

Jeritan itu kini dibawa pulang tim ke Lombok, dengan harapan ada yang mendengar sebelum tenda-tenda itu bocor.

Bagikan: