MATARAM – Barbarpos.com || Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Lombok Utara turut serta dalam Rapat Integrasi Data Neraca Penatagunaan Tanah Regional Provinsi Nusa Tenggara Barat yang digelar di Kanwil BPN Provinsi NTB, Rabu 9 September 2026.
Kehadiran Kantor Pertanahan Lombok Utara dalam forum ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat akurasi, sinkronisasi, dan validitas data pertanahan di wilayah NTB. Data yang terintegrasi diharapkan mampu menjadi dasar yang kuat dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah.
Dalam rapat tersebut, seluruh Kantor Pertanahan se-NTB membahas pemutakhiran data, kesenjangan informasi antar wilayah, serta strategi percepatan penyelesaian persoalan pertanahan. Fokus utama adalah memastikan data tanah yang dikelola pemerintah memiliki satu referensi yang sama sehingga tidak menimbulkan tumpang tindih.
Kolaborasi dan integrasi data disebut sebagai fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang terukur, akuntabel, dan berkelanjutan. Dengan sistem data yang terhubung, proses pelayanan kepada masyarakat juga diharapkan menjadi lebih cepat dan transparan.
Neraca Penatagunaan Tanah sendiri merupakan instrumen penting untuk melihat kondisi penggunaan tanah, ketersediaan lahan, hingga potensi konflik agraria di setiap daerah. Penyusunan neraca regional ini menjadi langkah awal untuk menyelaraskan perencanaan tata ruang dengan kondisi riil di lapangan.
Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program tersebut. Melalui prinsip melayani, profesional, dan terpercaya, jajaran Kantah Lombok Utara berupaya menghadirkan pelayanan pertanahan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Kami berkomitmen menjaga semangat BerAKHLAK dalam setiap proses. Integrasi data ini bukan hanya soal administrasi, tetapi juga tentang kepastian hukum dan kesejahteraan masyarakat,” ujar perwakilan Kantah Lombok Utara yang hadir dalam rapat.
Dengan adanya sinkronisasi data antar kabupaten dan kota di NTB, diharapkan kebijakan pertanahan ke depan dapat lebih tepat sasaran. Mulai dari penataan aset, penyelesaian sengketa, hingga dukungan terhadap program strategis nasional seperti Reforma Agraria dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap.
Rapat integrasi ini menjadi salah satu langkah konkret Kanwil BPN NTB bersama jajarannya untuk memastikan bahwa setiap jengkal tanah di NTB tercatat, tertata, dan termanfaatkan secara optimal demi pembangunan yang berkelanjutan.
