SUELA – Barbarpos.com Rabu pagi, 23 September 2026, udara sejuk Kebun Raya Lemor di Dusun Cempaka, Desa Suela, terasa berbeda. Ratusan orang berseragam cokelat, loreng, hingga warga desa berkumpul di satu titik. Mereka tidak sedang apel, tapi sedang menanam harapan.
Itulah potret Bakti Persada 34 Tahun Pengabdian Polda NTB yang digelar Polres Lombok Timur. Tidak hanya upacara, tapi aksi nyata, membangun sumur bor, menyalurkan bansos dan menanam 10.000 pohon yang tersebar di seluruh NTB.
Tepat pukul 10.00 Wita, kegiatan dimulai. Hadir Kapolres Lotim AKBP Ariakta Gagah Nugraha, Dirut PDAM Sopian Hadi yang mewakili Bupati, Direktur RSUD Selaparang Azwardi, perwakilan Dandim 1615 Lotim, perwakilan Kajari, Kepala UPT Kebun Raya Lemor Mulawarman, PJU Polres, Plh Kapolsek Suela IPTU Lalu Heru Wiradinata, Sekcam Jumhur, Kepala KUA Abadi Akbar, personel Polres dan Koramil Pringgabaya, pengelola kehutanan, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Rangkaian dibuka video conference pukul 10.05 Wita. Pesannya satu, penghijauan tidak bisa ditunda, air bersih adalah kebutuhan mendesak, dan semua itu hanya bisa terwujud jika TNI Polri, pemerintah dan masyarakat bergerak bersama.
Doa dipanjatkan, batu pertama sumur bor diletakkan secara simbolis. Di tanah yang sering kekeringan itu, sumur bor menjadi jawaban yang ditunggu warga.
Di momen itulah Kapolres AKBP Ariakta Gagah Nugraha angkat bicara.
“Bakti Persada 34 Tahun Pengabdian ini kami maknai sebagai momentum untuk berbakti kepada masyarakat dan kepada alam. Hari ini kami bangun sumur bor, kami salurkan bansos dan kami tanam pohon secara serentak,” tegasnya.
Ariakta menyebut tiga kegiatan itu saling mengikat.
“Sumur bor untuk hari ini, untuk minum dan kebutuhan warga. Bansos untuk meringankan beban saudara kita yang kurang mampu. Dan pohon yang kita tanam hari ini adalah untuk 20 tahun yang akan datang, untuk anak cucu kita,” katanya.
Ia juga menyinggung kebersamaan yang terlihat di Lemor.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Hari ini TNI ada, pemerintah daerah ada, PDAM, Kebun Raya, KUA, tokoh agama, tokoh masyarakat semua turun. Inilah sinergi yang ingin kami rawat. Polri tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.
Usai pernyataan itu, dengan kompak mengucap basmalah, ratusan bibit pohon ditancapkan ke tanah Lemor. Tangan-tangan berseragam dan tangan-tangan petani bersama menggali, menimbun, menyiram. Pemandangan yang jarang terlihat.
Tidak berhenti di situ, Kapolres bersama Forkopimda dan Forkopimcam menyerahkan bantuan sosial kepada 25 warga kurang mampu yang sudah menunggu di tenda.
Menutup kegiatan, Ariakta menitipkan pesan sederhana namun dalam.
Ditegaskan Pohon yang hari ini di tanam agar dijaga. Sumur bor yang telah di bangun agar dipelihara bersama. Kalau alam di jaga, alam akan jaga juga.
“Semoga memberikan manfaat nyata. Kami mengajak semua elemen menjaga pohon yang telah ditanam dan merawat lingkungan secara berkelanjutan,” ujarnya.
