Pagi Berujung Duka di Pantai Komala Sari, Pelajar 14 Tahun Terseret Ombak dan Belum Ditemukan

LOMBOK TIMUR – Barbarpos.com Libur pagi bersama teman berubah menjadi duka di Pantai Komala Sari.

Seorang pelajar SMP berusia 14 tahun berinisial SA, warga Dusun Toron, Desa Kerumut, Kecamatan Pringgabaya, dilaporkan hilang terseret ombak, Minggu 4 Oktober 2026.

Peristiwa itu terjadi begitu cepat. Sekitar pukul 06.00 Wita, korban bersama 11 rekannya berjalan kaki menuju Pantai Komala Sari, Dusun Bagek Kembang, Desa Pohgading Timur. Mereka tiba sekitar pukul 06.30 Wita dan langsung bermain serta mandi di tepi pantai.

Tanpa disadari, ombak besar datang menggulung. Sekitar pukul 07.51 Wita, gelombang tinggi tiba-tiba menerjang rombongan yang sedang asyik mandi.

Teman-temannya panik berlarian menyelamatkan diri. Dua pelajar, MF 14 tahun warga Aik Sepolong dan FR 13 tahun warga Bagek Gaet, sempat terbawa arus namun berhasil selamat. Namun nahas, SA terseret ke tengah laut dan hilang ditelan ombak.

Laporan itu langsung menggerakkan aparat. Polsek Pringgabaya berkoordinasi cepat dengan Basarnas Pos SAR Gunung Malang dan Sat Polairud Polres Lombok Timur.

Hingga sore ini, tim SAR gabungan masih menyisir perairan sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilakukan dengan perahu karet, di tengah kondisi gelombang yang masih tinggi dan angin kencang.

Kapolsek Pringgabaya AKP Wiwin membenarkan kejadian tersebut dan memastikan pencarian masih terus berlangsung.

Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi meminta para orang tua lebih ketat mengawasi anak-anak, terutama saat bermain di pantai.

“Jangan pernah anggap remeh ombak. Kalau gelombang sedang tinggi, jangan mandi atau berenang. Keselamatan harus jadi yang utama,” imbaunya.

Bagi warga yang melihat atau membutuhkan bantuan kepolisian, dapat segera menghubungi Call Center Polri 110.

Hingga berita ini diturunkan, SA masih belum ditemukan.

Bagikan: