Selong – Barbarpos.com BAZNAS Lombok Timur tak main-main menjaga amanah umat. Dari 201 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang terdata di Dinas Sosial, hanya 116 lembaga yang berhasil lolos setelah disisir langsung ke lapangan.
Ratusan pengelola LKSA itu dikumpulkan di Aula BAZNAS Lombok Timur, Kamis (8/10/2026), untuk menerima bantuan Program BAZNAS Peduli. Ketua BAZNAS Lotim H. Muhammad Kamli bersama jajaran Wakil Ketua I hingga IV hadir langsung menyerahkan bantuan.
Kamli menegaskan, angka 201 itu bukan vonis otomatis dapat bantuan. Timnya turun langsung memastikan kondisi panti, jumlah anak asuh, hingga kebutuhan riil di lapangan.
“Dari 201 LKSA yang kami terima datanya dari Dinas Sosial, kami tidak langsung menetapkan seluruhnya sebagai penerima bantuan. BAZNAS melakukan verifikasi faktual ke lapangan untuk memastikan kondisi masing-masing lembaga,” ujar Kamli.
Hasilnya, 85 LKSA harus gugur karena tidak memenuhi kriteria kelayakan.
“Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan dana ZIS yang diamanahkan masyarakat benar-benar disalurkan secara tepat sasaran,” tegasnya.
Wakil Ketua II BAZNAS Lotim Dr. H. Hamidi menambahkan, zakat tidak boleh berhenti sebagai seremoni foto-foto. Harus hidup dan dirasakan anak-anak.
“Kami ingin pendistribusian zakat tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi penerima manfaat. Di balik bantuan yang disalurkan, ada amanah para muzaki yang harus kami jaga,” kata Hamidi.
Suasana haru pecah di aula. Salah satu pengelola LKSA mengaku perjuangannya selama ini terasa berat.
“Kami merasa sangat terharu karena di tengah perjuangan kami memenuhi kebutuhan anak-anak, BAZNAS Lombok Timur hadir memberikan perhatian. Bantuan ini bukan hanya tentang apa yang kami terima, tetapi tentang kepedulian yang membuat kami merasa tidak berjalan sendiri,” ujarnya lirih.
Ia pun mendoakan para muzaki yang telah menitipkan rezekinya lewat BAZNAS.
“Semoga Allah membalas kebaikan para muzaki dengan keberkahan berlipat dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” pungkasnya.
