Lombok Tengah – Barbarpos.com Lantunan huruf Hijaiyah terdengar pelan dari Masjid At-Taubah, Kamis (8/10). Bukan dari santri pesantren pada umumnya, melainkan dari Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah yang tengah menjemput hidayah.
Di dalam masjid itu, Kasubsi Perawatan Zainul Irpan dengan sabar membimbing mereka mengeja satu per satu huruf Hijaiyah hingga kaidah Tajwid. Wajah-wajah muda yang sempat tersesat itu kini tertunduk khusyuk belajar Al-Quran.
Bagi LPKA Lombok Tengah, kegiatan pesantren ini bukan sekadar mengajarkan cara membaca. Ini adalah ikhtiar menanamkan disiplin, ketekunan, dan akhlak, agar mereka punya kompas saat kembali ke masyarakat.
Kepala LPKA Lombok Tengah Hidayat mengatakan setiap huruf yang dipelajari adalah bekal hijrah.
“Setiap ilmu yang dipelajari hari ini diharapkan menjadi bekal bagi Anak Binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kami ingin mereka tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga memiliki nilai dan karakter yang kuat,” ujar Hidayat.
Dari balik jeruji, mereka sedang menata ulang masa depan. Bukan dengan penyesalan, tapi dengan mengaji.
