Lombok Timur – Barbarpos.com Jika siang harinya panggung dipenuhi lantunan ayat suci dan sambutan penuh hikmah, Kamis malam (8/10/2026) Lapangan Ummuna Hj Sitti Raehanun Zainuddin Abdul Majid, Komplek Ponpes Syaikh Zainuddin Anjani, Lombok Timur, berubah menjadi lautan manusia yang berbahagia.
Itulah malam apresiasi, puncak dari rangkaian panjang Hultah Madrasah NWDI ke-91. Sepekan sudah panitia bekerja tanpa henti melayani sekitar 1.500 peserta lomba. Tema besar “menjaga kemurnian dan merawat perjuangan Hamzanwadi untuk meneguhkan kedamaian negeri” telah ditunaikan lewat berbagai musabaqah.
Setelah laporan panitia yang penuh haru dan pesan mendalam dari Ketua Baznas NTB Lalu Iqbal Murad tentang arti bangkit setelah kalah, suasana haru berganti menjadi penuh suka cita.
Nama Eva Yolanda dipanggil ke atas panggung. Jebolan Liga Dangdut Indonesia 2020 itu hadir dengan busana anggun dan senyum ramah. Seketika riuh tepuk tangan pecah.
Tanpa hingar bingar berlebihan, Eva menyapa jamaah dengan tutur yang santun. Begitu nada pertama mengalun, suara emasnya langsung memikat ribuan pasang telinga. Ia tidak sekadar bernyanyi, ia mengajak jamaah bernostalgia, bernyanyi bersama, dan merayakan kebersamaan.
Lampu panggung yang temaram, hembusan angin malam Anjani, dan kebersamaan ribuan jamaah menciptakan harmoni yang sulit dilupakan. Lelahnya panitia yang dalam sehari harus menggelar empat lomba di lokasi berbeda, tegangnya peserta menanti pengumuman juara, semua luruh dalam hiburan yang hangat itu.
Malam itu Eva Yolanda tidak hanya tampil sebagai penyanyi, ia menjadi penutup yang manis. Menjadi hadiah kecil atas kerja besar seluruh panitia, peserta, dan jamaah yang telah menjaga kemurnian perjuangan Hamzanwadi.
Malam apresiasi pun berakhir dengan senyuman.
