Emas di Matras, Tipes di Puskesmas: Kisah Putri, Karateka SMAN 1 Sambelia yang Bikin Bangga

Sambelia – Barbarpos.com Medali emasnya masih baru, tubuhnya justru drop. Aprianti Putri Natasha, siswi SMAN 1 Sambelia, harus langsung dilarikan ke Puskesmas Sambelia karena tipes usai borong juara.

Padahal baru beberapa hari lalu, 6-8 Oktober 2026, nama Putri menggema di GOR Tasura, Lombok Tengah. Di ajang bergengsi Open Festival Karate Championship Bupati Cup V, gadis asal Dusun Gubuk Daya, Desa Sambelia ini menghajar lawan-lawannya dan pulang dengan dua medali, Juara 1 Kumite Minus 60 Kg Putri dan Juara 2 Kata Sabuk Coklat.

Emas dan perak. Dari seorang siswi yang daftar lombanya urus sendiri.

Putri bukan juara kemarin sore. Sejak SMPN 1 Sambelia hingga kini di SMAN 1 Sambelia, sudah enam medali ia kalungkan untuk sekolah, desa, dan kabupaten. SMAN 1 Sambelia patut berbangga punya karateka sepertinya.

“Putri ini luar biasa, konsisten berprestasi,” kata Kepala SMAN 1 Sambelia, Muhardi.

Kisah di baliknya lebih mengharukan. Putri adalah anak dari buruh lepas, Kamran dan Titin Khotimah. Tidak ada pelatih pribadi, tidak ada sponsor. Hanya tekad, doa, dan pengorbanan orang tua yang rela menahan lelah demi biaya tanding anaknya.

“Anak kami mendaftar sendiri, kami hanya mendukung semampu kami,” ucap Titin dengan mata berkaca, saat ditemui di Puskesmas Sambelia, Selasa 13 Oktober 2026.

Kini, saat Putri terbaring lemah memulihkan diri, keluarganya menitipkan satu harapan tulus yang sederhana. Agar keringat dan medali anak buruh ini tidak dipandang sebelah mata.

“Harapan kami sederhana, semoga prestasi anak kami diperhatikan dan diapresiasi oleh pemerintah desa, kecamatan, maupun kabupaten,” harap Titin.

Ketua RT, Lalu Badran Azmi, pun ikut bersuara. Ia mewakili warga Sambelia, bangga sekaligus berharap ada perhatian nyata untuk sang juara.

Dari matras karate Tasura hingga ranjang Puskesmas Sambelia, Putri telah mengajarkan satu hal, juara sejati tidak lahir dari kemewahan, tapi dari keberanian melawan keterbatasan.

Bagikan: