<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BPN Lombok Utara &#8211; Barbar Pos</title>
	<atom:link href="https://www.barbarpos.com/tag/bpn-lombok-utara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.barbarpos.com</link>
	<description>Berita Terupdate &#38; Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jun 2026 02:54:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.barbarpos.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-150x150.png</url>
	<title>BPN Lombok Utara &#8211; Barbar Pos</title>
	<link>https://www.barbarpos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>4 ASN Baru Kantah KLU Resmi Sandang Status PNS dan Jabatan Fungsional</title>
		<link>https://www.barbarpos.com/3341/3341</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[toni]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2026 02:52:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[PEMERINTAHAN]]></category>
		<category><![CDATA[BPN Lombok Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.barbarpos.com/?p=3341</guid>

					<description><![CDATA[LOMBOK UTARA, Barbarpos.com – Pagi itu halaman Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara tak seperti biasanya. Barisan ASN berdiri lebih rapi. Ada 4 wajah yang sorot matanya beda: campur antara bangga, lega, dan sedikit gugup. Hari itu, Jumat 13 Juni 2026, mereka resmi menanggalkan status &#8220;Calon&#8221; di depan namanya. I Gede Yudiana, S.H., Muhamad Imam Pribadi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LOMBOK UTARA, Barbarpos.com</strong> – Pagi itu halaman Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara tak seperti biasanya. Barisan ASN berdiri lebih rapi. Ada 4 wajah yang sorot matanya beda: campur antara bangga, lega, dan sedikit gugup.</p>
<p>Hari itu, Jumat 13 Juni 2026, mereka resmi menanggalkan status &#8220;Calon&#8221; di depan namanya. I Gede Yudiana, S.H., Muhamad Imam Pribadi, S.Tr., Syaharbanu Alivia, S.A.P., dan Rifqi Rizaldy Prabaswara, S.Si. resmi dilantik sebagai Pegawai Negeri Sipil definitif. Sekaligus dikukuhkan sebagai Penata Pertanahan Ahli Pertama.</p>
<p>Dari ratusan pelamar, lolos seleksi CPNS, melewati masa prajabatan, dinilai kinerja, hingga akhirnya mengucap sumpah. Perjalanan panjang itu berbuah hari ini. Status berubah, tapi tanggung jawab naik kelas.</p>
<p>&#8220;Tanah Masyarakat KLU Ada di Tangan Kalian&#8221;<br />
Kepala Kantor ATR/BPN Lombok Utara, Muhammad Shaleh Basyarah, S.H., M.H., maju ke mimbar. Tak ada pidato bertele-tele. Kalimatnya to the point, tapi mengena ke setiap ASN yang hadir.</p>
<blockquote><p>&#8220;Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Teruslah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa, negara, dan masyarakat serta menjadi ASN yang berAKHLAK dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.&#8221;</p></blockquote>
<p>Kalimat itu jadi pengingat. Di meja kerja Penata Pertanahan, ada 3 hal yang selalu berdampingan: berkas permohonan masyarakat, peta bidang, dan sumpah jabatan yang baru saja diucap. Satu kesalahan ukur, bisa jadi sengketa. Satu berkas tertahan, bisa jadi tunda mimpi warga punya sertipikat.</p>
<p>Makanya pesan &#8220;integritas&#8221; dari Pak Shaleh jadi penting. Di KLU, pascagempa 2018 banyak data tanah yang harus ditata ulang. Program PTSL masih jalan. Layanan elektronik mulai digalakkan. Semua butuh SDM yang bukan cuma pintar, tapi jujur.</p>
<p>Empat Orang, Empat Keahlian, Satu Tujuan<br />
Keempat ASN baru ini ibarat puzzle yang saling mengisi.</p>
<p>I Gede Yudiana, S.H. dengan latar belakang hukum, akan kuat di sisi regulasi dan penyelesaian konflik pertanahan.</p>
<p>Muhamad Imam Pribadi, S.Tr. dari rumpun teknik, jadi andalan saat terjun ke lapangan bawa theodolite dan GPS.</p>
<p>Syaharbanu Alivia, S.A.P. dengan bekal administrasi publik, diharapkan merapikan sistem layanan agar lebih cepat dan transparan.</p>
<p>Rifqi Rizaldy Prabaswara, S.Si. yang berlatar sains, bisa jadi penguat di sisi pemetaan dan analisis data spasial.</p>
<p>Empat kepala, satu komando: melayani masyarakat Gumi Tioq Tata Tunaq agar tanahnya punya kepastian hukum.</p>
<p>Segenap Keluarga Besar Kantah KLU menyambut mereka bukan sebagai &#8220;pegawai baru&#8221;, tapi sebagai &#8220;saudara seperjuangan&#8221;. Karena kerja di pertanahan itu kerja tim. Petugas loket, surveyor, analis, sampai pimpinan, semua satu rantai.</p>
<p>BerAKHLAK: Bukan Sekadar Akronim<br />
Kantah KLU punya 3 kata kunci yang terpampang di setiap sudut: MELAYANI. PROFESIONAL. TERPERCAYA. Kini ditambah 7 nilai &#8220;berAKHLAK&#8221;.</p>
<p>Berorientasi Pelayanan: Artinya senyum di loket itu wajib, bukan bonus.<br />
Akuntabel: Setiap bidang yang diukur harus bisa dipertanggungjawabkan datanya.<br />
Kompeten: Theodolite nggak bisa bohong. Skill harus terus diasah.<br />
Harmonis &amp; Kolaboratif: Nggak ada &#8220;kerja sendiri&#8221; di pertanahan. Surveyor butuh admin, analis butuh juru ukur.<br />
Loyal &amp; Adaptif: Setia pada negara, tapi juga cepat beradaptasi dengan aplikasi BHUMI dan layanan digital.</p>
<p>4 ASN baru ini jadi duta nilai-nilai itu. Ujian sebenarnya bukan saat pelantikan, tapi saat ada pemohon datang bawa berkas kusut dan wajah cemas. Di situlah &#8220;berAKHLAK&#8221; diuji.</p>
<p>Penutup: Selamat Bertugas, Pejuang Sertipikat<br />
Pelantikan selesai. Foto bersama tersimpan. Tapi kerja baru saja mulai. Masyarakat KLU nggak butuh janji manis. Mereka butuh sertipikat yang terbit tepat waktu. Butuh petugas yang mau turun ke sawah saat sengketa tapal batas. Butuh penjelasan yang sabar saat berkas kurang.</p>
<p>Untuk I Gede, Imam, Syaharbanu, dan Rifqi: selamat datang di &#8220;dunia nyata&#8221; pengabdian. Amanah sudah di pundak. Theodolite sudah menunggu. Masyarakat sudah menaruh percaya.</p>
<p>Keluarga Besar Kantah KLU berdiri di belakang kalian. Karena kita besar bukan karena satu orang hebat, tapi karena semua orang mau jadi hebat bersama.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
