Kanwil BPN NTB Operasi Bedah Kantah Lombok Utara Bongkar Kendala dan Kunci Komitmen

LOMBOK UTARA Babarpos.com – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi NTB melakukan “operasi bedah” kinerja. Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) menyambangi Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Lombok Utara pada Kamis (2/7/2026).

Tujuannya tegas untuk mengevaluasi capaian, membongkar kendala, dan mengunci komitmen layanan pertanahan yang profesional, cepat, dan tidak berbelit.

“Ini Rumah Kita Bersama untuk Perbaiki Layanan”
Membuka kegiatan, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara, Muhammad Shaleh Basyarah, S.H., M.H.,  sambutannya menegaskan Monev bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memperkuat.

“Kami menyambut baik kedatangan Tim Monev Kanwil BPN NTB. Ini adalah rumah kita bersama untuk mengevaluasi, mengoreksi, dan memperbaiki kualitas layanan pertanahan kepada masyarakat Lombok Utara,” ujarnya.

Ia mengakui, di tengah dinamika pasca bencana dan pertumbuhan wilayah, tantangan pertanahan di Lombok Utara cukup kompleks. Mulai dari penyelesaian sisa sertipikasi, penanganan sengketa, hingga percepatan digitalisasi layanan.

“Kami siap menerima seluruh catatan, arahan, dan rekomendasi dari Kanwil. Tidak ada ruang untuk menutupi kekurangan. Karena tujuan akhir kita sama: menghadirkan layanan yang profesional, berintegritas, cepat, tepat, dan terpercaya,” tegas Muhammad Shaleh.

Ia juga meminta seluruh jajaran Kantah Lotara bersikap terbuka dan solutif selama proses Monev berlangsung. “Jangan ada lagi pelayanan tanah yang berbelit. Masyarakat butuh kepastian, dan itu tugas kita,” tambahnya.

Tiga Sasaran Utama Monev
Tim Kanwil BPN NTB memfokuskan evaluasi pada tiga poin krusial:
1. Evaluasi Capaian Kinerja*: Menilai realisasi target sertipikasi, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), dan penyelesaian berkas layanan harian.
2. Identifikasi Kendala & Tindak Lanjut: Membedah hambatan teknis, SDM, maupun koordinasi di lapangan, lalu merumuskan solusi konkret.
3. Penguatan Sinergi dan Kolaborasi: Merapatkan barisan antara Kanwil, Kantah, dan Pemda agar program pertanahan berjalan lebih efektif.

Komitmen Bersama: Melayani, Profesional, Terpercaya
Melalui Monev ini, kedua belah pihak mengikat komitmen bersama. Standarnya lima kata kunci: *profesional, berintegritas, cepat, tepat, dan terpercaya*.

Seluruhnya merujuk pada semangat Kementerian ATR/BPN, yakni _Melayani, Profesional, Terpercaya_.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud komitmen bersama untuk menghadirkan layanan pertanahan yang profesional, berintegritas, cepat, tepat, dan terpercaya,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.Sertipikat tanah adalah jantung kepastian hukum dan ekonomi masyarakat. Jika prosesnya lambat atau tidak transparan, warga dirugikan.

Dengan Monev ini, Kanwil ingin memastikan Kantor Pertanahan Lombok Utara bertransformasi dari kantor yang “menakutkan” karena prosedurnya rumit, menjadi kantor yang memberi kepastian.

Bagikan: