LOMBOK TIMUR, Barbarpos.com – Setahun mengabdi, *BAZNAS Kabupaten Lombok Timur menorehkan capaian besar. Dalam acara Refleksi Satu Tahun Pengabdian*, Selasa (21/7/2026), BAZNAS melaporkan berhasil menghimpun dana Zakat, Infak, Sedekah dan CSR sebesar Rp24,399 miliar.
Angka itu dikumpulkan sejak 18 Juli 2025 hingga Juli 2026 dan langsung disalurkan untuk membantu puluhan ribu warga Lotim.
Dari Rp24,3 Miliar untuk Siapa Saja
Ketua BAZNAS Lotim, H. Muhammad Kamli menyebut perjalanan setahun ini penuh tantangan. Tapi komitmen transparansi membuat kepercayaan masyarakat dan pemerintah makin kuat.
“Semua masukan dan ujian kami jadikan bahan introspeksi untuk bekerja secara terbuka dan transparan. Alhamdulillah, BAZNAS kini makin dikenal dan hadir di tengah masyarakat Lombok Timur,” kata Kamli.
Rinciannya Zakat swbesar Rp17,07 miliar, Infak Rp1,06 miliar, CSR & Dana Sosial Keagamaan Rp6,25 miliar
Dengan dukungan 110 amil dan amilah, dana itu sudah dirasakan manfaatnya melalui 5 program utama:
1. Kemanusiaan Rp6,3 M→ 19.524 orang terbantu
2. Dakwah Rp4,4 M→ 2.302 orang
3. Ekonomi Rp2,5 M→ 1.383 pelaku UMKM
4. Kesehatan Rp2,0 M → 2.483 pasien
5. Pendidikan Rp1,5 M → 3.648 mahasiswa
BAZNAS juga menggandeng 11 mitra strategis seperti BPJS, Bulog, Grand Hero, hingga perusahaan swasta untuk memperluas jangkauan bantuan.
Bupati: BAZNAS Itu Tim Reaksi Cepat Kemiskinan
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin atau H. Iron hadir langsung dan memuji kinerja BAZNAS.
“Kalau bantuan pemerintah nunggu APBD, kalau BAZNAS hitungan hari langsung cair. BAZNAS hadir mengubah orang yang sedih jadi tersenyum, yang sakit jadi terbantu,” ujarnya.
Namun H. Iron minta BAZNAS jangan cepat puas. Ia menargetkan penghimpunan 2027 naik jadi Rp31 miliar.
Yang paling mengejutkan, Bupati melontarkan ide besar: pengadaan 10 unit ambulans gratis.
“Saya tidak keberatan BAZNAS beli 10 ambulans. Satu ambulans untuk dua kecamatan. Kasih nomor kontak jelas, biar warga miskin yang sakit darurat bisa langsung diantar ke RS tanpa mikir biaya,” tegas Bupati.
Ia juga mendorong BAZNAS merangkul pengusaha tambak, industri, dan perusahaan di Lotim agar menyalurkan CSR lewat BAZNAS.
“Kuncinya kepercayaan. Kalau masyarakat percaya BAZNAS jujur, amanah, dan transparan, insyaAllah kemiskinan di Lotim bisa kita tekan bersama,” pungkas H. Iron.
Dengan capaian Rp24,3 miliar dan gebrakan ambulans gratis, BAZNAS Lotim membuktikan diri bukan hanya pengumpul zakat, tapi juga garda terdepan dalam mengentaskan kemiskinan.

