Lombok Timur – BarBarPos.Com || Kepemimpinan bukan hanya diukur dari jabatan yang disandang, tetapi juga dari jejak pengabdian yang ditinggalkan. Hal itulah yang tercermin dari sosok Kapolsek Sakra Barat, IPTU Moh. Anhar, yang selama menjalankan tugas dikenal sebagai pemimpin yang memiliki dedikasi tinggi, cepat merespons setiap persoalan masyarakat, serta menjalin silaturahmi yang erat dengan seluruh elemen di wilayah hukumnya.
Di bawah kepemimpinannya, Polsek Sakra Barat hadir bukan hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Berbagai persoalan kamtibmas selalu ditangani dengan sigap, penuh tanggung jawab, dan mengedepankan pendekatan humanis. Komitmennya dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif membuat kehadiran Polsek Sakra Barat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
IPTU Moh. Anhar dikenal sebagai sosok yang tidak mengenal batas waktu dalam menjalankan tugas. Siang maupun malam, ia selalu siap turun langsung ke lapangan ketika menerima laporan dari masyarakat. Baginya, rasa aman adalah hak setiap warga yang harus diwujudkan melalui pelayanan yang cepat, profesional, dan penuh kepedulian.
Tidak hanya fokus pada penanganan gangguan kamtibmas, IPTU Moh. Anhar juga aktif membangun komunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemerintah desa, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan. Hubungan silaturahmi yang kuat tersebut menjadi modal penting dalam menciptakan suasana yang harmonis serta memperkuat sinergi menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Sakra Barat.
Kepribadiannya yang sederhana, ramah, mudah bergaul, dan terbuka terhadap masukan membuat dirinya dihormati oleh masyarakat maupun anggota yang dipimpinnya. Dalam setiap kesempatan, ia selalu mengedepankan dialog, musyawarah, dan penyelesaian masalah secara kekeluargaan tanpa mengurangi ketegasan dalam menegakkan hukum.
Tokoh muda Sakra Barat, L. Muhammad Subari Azhari, turut memberikan apresiasi atas dedikasi IPTU Moh. Anhar selama memimpin Polsek Sakra Barat. Menurutnya, IPTU Moh. Anhar merupakan sosok Kapolsek yang luar biasa, memiliki semangat pengabdian yang tinggi, serta aktif siang dan malam dalam menjaga kondusivitas wilayah Sakra Barat.
“Beliau adalah sosok Kapolsek yang luar biasa. Hampir setiap saat beliau hadir di tengah masyarakat, baik siang maupun malam, untuk memastikan situasi Sakra Barat tetap aman dan kondusif. Kepeduliannya terhadap masyarakat sangat tinggi sehingga kehadiran beliau benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar L. Muhammad Subari Azhari. (Minggu, 02/08/26)
Sementara itu, anggota Forum Bajang Sakra Barat, M. Azizi, juga menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan IPTU Moh. Anhar. Menurutnya, dedikasi, loyalitas, serta kedekatan beliau dengan masyarakat merupakan teladan yang patut diapresiasi.
“Beliau layak dan pantas mendapatkan jempol serta apresiasi yang tinggi dari Bapak Kapolres. Bahkan, kalau boleh berharap, Pak Anhar tetap bertugas di Sakra Barat hingga masa pensiunnya. Beliau memiliki jiwa sosial yang tinggi, dekat dengan masyarakat, mudah diajak berkomunikasi, dan selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan. Sosok seperti inilah yang diharapkan masyarakat,” ungkap M. Azizi.
Selama memimpin Polsek Sakra Barat, berbagai kegiatan sosial, patroli rutin, sambang warga, hingga pengamanan kegiatan masyarakat terus ditingkatkan sebagai bentuk nyata pelayanan kepolisian yang dekat dengan rakyat. Dedikasi tersebut menjadi bukti bahwa pengabdian seorang anggota Polri bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kepercayaan di tengah masyarakat.
Bagi masyarakat Sakra Barat, nama IPTU Moh. Anhar akan selalu dikenang sebagai sosok Kapolsek yang bekerja dengan hati, mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya, serta selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan. Warisan keteladanan, semangat pengabdian, dan jiwa silaturahmi yang beliau tanamkan diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dedikasi, loyalitas, serta pengabdian IPTU Moh. Anhar menjadi bukti bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya dinilai dari capaian tugas, tetapi juga dari penghargaan, kepercayaan, dan kenangan baik yang ditinggalkan di hati masyarakat. (001)

