LOMBOK TIMUR Barbarpos.com – Persiapan Kongres Internasional I Bahasa Sasak Tahun 2026 terus dimatangkan. Sebagai bagian dari koordinasi dengan pemerintah daerah se-Pulau Lombok, panitia kongres melakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Lombok Timur pada Rabu (5/8/2026).
Kunjungan itu menjadi langkah penting menjelang pelaksanaan kongres yang dijadwalkan berlangsung pada 28 hingga 30 Oktober 2026. Panitia menyampaikan maksud dan tujuan penyelenggaraan kongres serta membahas bentuk dukungan pemerintah daerah untuk menyukseskan agenda kebahasaan dan kebudayaan masyarakat Sasak.
Rombongan panitia diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Khairul Warisin. Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk mendukung dan membantu pelaksanaan Kongres Internasional I Bahasa Sasak Tahun 2026.
Dukungan dari pemerintah daerah dinilai menjadi energi tambahan bagi panitia. Kongres diharapkan tidak hanya menjadi forum ilmiah untuk membahas perkembangan bahasa Sasak, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat identitas, kebudayaan, dan keberlanjutan bahasa Sasak di tengah dinamika masyarakat modern.
Ketua Panitia Kongres Internasional I Bahasa Sasak, Dr. Khairil Anwar, memaparkan rangkaian persiapan yang telah dan akan dilakukan. Tahapannya mulai dari pembentukan kepanitiaan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, persiapan substansi dan teknis kegiatan, hingga pelaksanaan kongres pada akhir Oktober mendatang.
“Koordinasi dengan pemerintah daerah merupakan bagian penting dari persiapan kongres. Dukungan pemerintah daerah akan menjadi kekuatan bersama untuk memastikan Kongres Internasional I Bahasa Sasak dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi pelestarian serta pengembangan bahasa Sasak,” ujar Dr. Khairil Anwar.
Dengan adanya dukungan dari Kabupaten Lombok Timur, panitia optimistis seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar. Sinergi antara panitia dan pemerintah daerah diharapkan mampu menjadikan kongres sebagai momentum strategis untuk menjaga dan mengembangkan bahasa Sasak di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.

