LOMBOK TIMUR Barbarpos.com – Taman Rinjani Selong berubah jadi panggung anak. Ada lomba, ada musik, ada orasi cilik. Tapi satu kalimat dari Sekda H. Muhammad Juaini Taofik membuat suasana hening sejenak. Ahad (9/8/2026)
“Suara anak jangan cuma sampai di kepala dinas. Bawa langsung ke Bupati. Karena yang pegang anggaran dan kebijakan itu beliau,” ucapnya saat mewakili Bupati di peringatan Hari Anak Nasional ke-42, 9 Agustus 2026.
Kalimat itu bukan basa-basi. Sekda tahu persis, melindungi anak di Lotim bukan pekerjaan satu meja.
Data di tangannya besar: 526.320 anak. Jumlah itu lebih banyak dari penduduk beberapa kota besar di Indonesia. Artinya, satu dari tiga orang di Lombok Timur adalah anak.
“Kalau 526 ribu ini kita abaikan hari ini, siapa yang akan membangun Lotim 20 tahun lagi?” tanyanya.
Ia lalu membongkar dua “musuh” baru yang mengintai. Pertama, perkawinan usia anak. Sekda minta lawannya dari hulu. Perkuat aturan, gencarkan kampanye, dan ASN harus jadi contoh di rumahnya sendiri.
Kedua, bahaya di dunia maya. Ada kelompok yang sengaja memburu anak lewat aplikasi dan media sosial. Pemerintah daerah, kata dia, sudah bergerak bersama Densus 88 dan Polres melakukan tracing.
“Tapi tidak bisa aparat saja. Pengadilan agama, PKK, GOW, sekolah, komunitas, orang tua, semua harus masuk gelanggang,” tegasnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Timur Hj. Ra’yal Ain Warisin melengkapi dengan pesan yang lebih dekat ke hati. Ia mengajak orang tua kembali ke hal dasar.
“Peluk anak, cium, tanya sekolahnya gimana. Masak makanan bergizi, batasi gawai, dukung hobinya. Kita titip anak-anak ini untuk Indonesia Emas 2045,” ujarnya sambil menatap anak-anak yang duduk di depan panggung.
Untuk anak-anak, pesannya sederhana: jaga teman, jangan mudah percaya orang asing di internet, hormati orang tua dan guru.
HAN ke-42 tahun ini meninggalkan PR besar. Bukan sekadar seremoni. Tapi komitmen bersama untuk memastikan 526 ribu anak di Lombok Timur tumbuh aman, sehat, berani bicara, dan siap memimpin.
Karena masa depan Lotim, memang sedang duduk di barisan paling depan hari ini.

