LOMBOK TIMUR Barbarpos.com – Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha S.I.K., M.H. meminta warga lebih waspada saat bertransaksi menggunakan uang tunai. Imbauan itu muncul setelah adanya indikasi peredaran uang palsu yang terdeteksi di wilayah hukum Polres Lombok Timur.
Kapolres mengatakan, pihaknya saat ini tengah menindaklanjuti kasus tersebut dan sudah mengamankan pelaku yang diduga terlibat. Namun ia menilai peran masyarakat penting untuk memutus mata rantai peredaran.
” Kami mengimbau seluruh masyarakat agar bijaksana dan berhati-hati. Jika menemukan uang yang dicurigai palsu, silakan segera melaporkannya ke kantor kepolisian terdekat. Periksa dengan saksama ciri-ciri keaslian uang sebelum menerimanya, ” ujarnya di Selong, Selasa (11/8/2026).
Berdasarkan penyelidikan sementara, sumber peredaran uang palsu diduga berasal dari luar wilayah Lombok Timur. Polisi masih melakukan pelacakan untuk menelusuri jaringan dan asal barang bukti tersebut.
Untuk menghindari kerugian, Kapolres menyarankan masyarakat mengecek langsung keaslian uang sebelum transaksi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu tekstur kertas, gambar yang terasa timbul, adanya benang pengaman, serta perubahan warna pada gambar atau angka tertentu.
” Jika ragu, jangan diterima. Segera laporkan ke kepolisian apabila menemukan atau menerima uang yang diduga palsu, ” tegasnya.
Kapolres juga mengajak pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat ikut aktif menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, kewaspadaan bersama diperlukan agar peredaran uang palsu tidak meresahkan dan merugikan warga.
Polres Lombok Timur memastikan akan menindak tegas setiap pihak yang terlibat dalam peredaran uang palsu. Masyarakat yang mengetahui informasi terkait diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi Bhabinkamtibmas.

