LOMBOK TIMUR Babarpos.com – Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Lombok Timur sudah berjalan sepertiga jalan.
Hingga pekan ketiga, BPS mencatat progres pendataan door to door mencapai 30 persen lebih dari target.
“Pelaksanaan saat ini masih tahap pendataan lapangan. Progres sudah sekitar 30 persen dan kami optimistis selesai 100 persen di akhir Agustus,” kata Kepala BPS Lombok Timur Sri Endah Wardanti, Senin (6/7/2026).
Masih Ada Warga yang Tolak Didata
Di lapangan, petugas masih menemukan kendala. Beberapa warga menolak diwawancarai. Ada juga yang mengira sudah didata karena sebelumnya didatangi petugas dari instansi lain, seperti PLN.
“Kami luruskan. Ini Sensus Ekonomi dari BPS. Tujuannya berbeda dengan pendataan instansi lain,” jelas Sri Endah.
Agar tidak salah sasaran, seluruh petugas BPS sudah dilengkapi atribut resmi: surat tugas, ID card, dan rompi.
BPS juga memastikan penempelan stiker hanya dilakukan setelah wawancara selesai dan mendapat izin pemilik rumah. “Masyarakat tidak perlu khawatir soal stiker itu,” tegasnya.
Data Ini Penting untuk Ekonomi Lotim
Sri Endah mengimbau masyarakat menerima petugas dan menjawab pertanyaan dengan benar.
“Data Sensus Ekonomi 2026 akan jadi dasar pemerintah menyusun kebijakan pembangunan ekonomi, pengembangan usaha, dan program yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.
BPS menargetkan seluruh wilayah di Lombok Timur tuntas didata sebelum Agustus 2026 berakhir.
‘Jadi kalau ada petugas berseragam resmi datang ke rumah, terima dan luangkan waktu sebentar. Karena satu jawaban Anda menentukan arah ekonomi Lotim 5 tahun ke depan,” tutupnya. (BB/ton)

