Menuju Pilkades Serentak Januari 2027, Polres Lotim Petakan 150 Desa dan Ajak Warga Jaga Demokrasi Damai

LOMBOK TIMUR – Barbarpos.com || Hitung mundur Pilkades serentak di Lombok Timur sudah dimulai. Polres Lombok Timur menyatakan telah memetakan pengamanan untuk sekitar 150 desa yang dijadwalkan menggelar pemilihan kepala desa pada Januari 2027.

Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.IK., MH., mengajak masyarakat menjadikan Pilkades sebagai pesta demokrasi yang sejuk dan tertib.

“Untuk rencana pemilihan kepala desa yang akan dilaksanakan di bulan Januari 2027, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat, ayo kita sama-sama merayakan pesta demokrasi dengan baik, dengan tertib,” kata Kapolres, Sabtu (5/9/2026).

Ia menekankan Pilkades bukan sekadar memilih figur, tetapi memilih pemimpin yang punya komitmen membangun desa.

“Kita memilih secara objektif kepala desa mana yang memang benar-benar memiliki kemauan untuk membangun desa, membangun daerahnya untuk kemajuan dan kepentingan seluruh masyarakat di desa tersebut,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan, Polres telah menyusun skema pengamanan di seluruh titik rawan. Personel akan disiagakan sejak tahapan pencalonan hingga penetapan hasil.

“Kami sudah melakukan perencanaan untuk pengamanan, khususnya di desa-desa yang akan melaksanakan kegiatan Pilkades. Kurang lebih sekitar 150 desa yang akan dilaksanakan di Kabupaten Lombok Timur,” jelas AKBP Ariakta.

Pengamanan tidak berdiri sendiri. Polres menggandeng Kodim 1615 Lombok Timur dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur guna menjaga stabilitas wilayah.

“Kami bersinergi juga dengan rekan-rekan dari TNI, dan juga dengan bantuan penuh dari pemerintah daerah Kabupaten Lombok Timur, sehingga tujuannya untuk menciptakan situasi kamtibmas yang tetap kondusif,” katanya.

Kapolres mengakui, dinamika politik di tingkat desa berpotensi menimbulkan gesekan. Namun ia yakin riak-riak itu bisa diredam jika semua pihak bekerja bersama.

“Potensi untuk konflik, potensi gangguan kamtibmas semuanya pasti ada riak-riak yang terjadi di wilayah Kabupaten Lombok Timur. Tentunya akan kita kelola bersama dengan sinergitas antara pemerintah daerah, Kodim 1615 Lombok Timur, Polres Lombok Timur, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya kunci utama tetap ada di tangan warga. Tanpa partisipasi masyarakat, aparat tidak bisa menjaga keamanan secara maksimal.

“Karena kami dari kepolisian, dari Polri, dari Polres Lombok Timur juga tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya bantuan dan peran aktif dari seluruh warga masyarakat,” tutup AKBP Ariakta.

Bagikan: