SAMBELIA Barbarpos.com – Rabu (2/9/2026) menjadi hari yang berbeda bagi warga Rempung dan Belanting. Bupati Lombok Timur H. Iron datang bukan hanya untuk Maulid, tapi juga membawa kabar pembangunan.
Langkah pertama dimulai di Masjid Nurul Yakin, Rempung. Di sana Bupati meresmikan tempat wudhu sementara. Rombongan kemudian bergeser ke Desa Belanting untuk meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Hidayah. Paket bantuan untuk pembangunan masjid dan santunan anak yatim juga diserahkan langsung.
Namun yang paling menyentuh perhatian Bupati bukan pidato. Melainkan dulang dan tembolok beak yang masih tersaji di tengah tamu.
“Ini identitas kita orang Sasak. Kalau ini hilang, kita kehilangan jati diri,” kata Bupati di hadapan jamaah. Ia meminta tradisi itu terus dijaga turun-temurun.
Bagi Bupati, Maulid dan peringatan Hari Jadi Lombok Timur 2026 adalah momentum syukur. Tahun ini memang digelar sederhana. Tapi ia berjanji, tahun depan perayaan akan lebih meriah dan diisi pelayanan langsung ke masyarakat.
Obrolan kemudian beralih ke pembangunan. Jalan masih jadi pekerjaan rumah besar Pemda Lombok Timur di 2027. Bupati minta warga tidak diam. Jika ada jalan rusak, langsung laporkan ke desa atau kecamatan.
“Jalan bagus, ekonomi jalan. Hidup masyarakat juga ikut naik,” tegasnya.
Agar malam di desa tidak lagi gelap, Pemda menargetkan 8.000 titik lampu jalan. Lampu itu dipasang bukan cuma untuk keamanan, tapi juga untuk membuka ruang baru bagi pariwisata desa.
Semua program itu dirangkai dalam triple agenda RPJMD 2025-2030: penuhi kebutuhan dasar dan kejar ketimpangan sosial, kelola SDA berkelanjutan dengan regulasi yang tegas, dan sambungkan ekonomi lokal agar lebih hidup.
Dengan semangat visi SMART, sejahtera, maju, adil, religius, dan transparan, Pemda Lombok Timur ingin hadir bukan hanya di mimbar, tapi juga di dapur, di jalan, dan di setiap sudut desa.
