Pengusaha Muda Lendang Nangka Utara Jadi Motor Aksi Sosial HUT RI Ke-81, Santuni 166 Yatim

Lombok Timur – Barbarpos.com || Jika biasanya HUT Kemerdekaan identik dengan lomba, kali ini pengusaha muda Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, memilih cara berbeda. Mereka turun langsung jadi motor aksi sosial bersama Karang Taruna “Prabu Rinjani”.

Lewat kegiatan Tabligh Kebangsaan pada Selasa 18 Agustus 2026, para pengusaha muda menggerakkan kolaborasi lintas elemen untuk menyalurkan santunan kepada 166 anak yatim piatu se-desa. Kegiatan ini sekaligus memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.

Inisiatif itu lahir dari Asosiasi Pengusaha Muda setempat bersama Catering Azwar. Dukungan mereka menjadi kunci agar aksi sosial ini bisa menjangkau seluruh anak yatim di Lendang Nangka Utara.

“Kami bangga melihat pemuda bisa bersatu dan mengambil peran. Ini adalah langkah nyata dalam membangun desa. Kami juga mengajak semua elemen untuk bergandengan tangan demi kemajuan bersama,” ujar Jauhari, Owner Catering Azwar yang juga mewakili Asosiasi Pengusaha Muda. Jumat (14/8/2026).

Bagi para pengusaha muda, momentum kemerdekaan bukan hanya untuk seremoni. Mereka melihatnya sebagai ruang untuk menumbuhkan kepedulian dan memberi contoh nyata berbagi kepada masyarakat.

Ketua Karang Taruna “Prabu Rinjani”, Saepullah, menyebut keterlibatan dunia usaha sangat membantu. Tema “Mewujudkan Pemimpin Amanah, Merawat Kemerdekaan dengan Syiar Islam dan Memuliakan Yatim” dipilih karena keprihatinan terhadap kondisi sosial yang butuh perhatian lebih.

“Momentum ini kami manfaatkan untuk mempererat silaturahmi seluruh elemen masyarakat. Kami ingin membuka ruang kebersamaan agar semua pihak bisa saling bertemu dan memperkuat hubungan sosial,” kata Saepullah.

Selain santunan, acara yang rencananya dihadiri TGH. Dr. Muhlis Ismail ini juga melibatkan penggiat wisata dan budaya desa. Tujuannya agar nilai kebangsaan, keagamaan, dan kepedulian sosial berjalan beriringan.

Saepullah berharap ke depan kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan. Ia juga mengajak pelaku usaha lain di desa untuk ikut menyisihkan rezeki bagi anak yatim.

“Ke depan, kegiatan ini kami harapkan bisa menjadi agenda tahunan dengan partisipasi yang semakin luas,” tambahnya.

Dengan semangat itu, para pengusaha muda Lendang Nangka Utara ingin membuktikan bahwa membangun desa tidak harus menunggu. Cukup dimulai dari langkah kecil, bergandengan tangan, dan konsisten merawat nilai kemerdekaan lewat aksi nyata.

Bagikan: