Ditemukan Tak Sadar di Terminal Pancor, Pria Misterius Meninggal di RSUD Selong

LOMBOK TIMUR – Barbarpos.com || Subuh di Terminal Pancor diwarnai penemuan mengejutkan. Seorang pria tanpa identitas ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di area parkir truk Fuso, Jumat 28 Agustus 2026 sekitar pukul 06.00 Wita.

Pria itu pertama kali dilihat sopir bernama Suki. Posisi korban terlentang sekitar enam meter dari truk miliknya. Karena wajahnya asing, Suki bertanya ke pemilik warung, Ibu Ila Roza Ulfiana. Ibu Ila ikut mengecek. Hasilnya sama, tidak ada yang mengenal. Abdul Manan yang dipanggil kemudian juga memastikan hal yang sama.

Melihat kondisi korban semakin lemah, laporan diteruskan ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Pancor. Personel Polsek Selong langsung turun ke lokasi.

Saat diperiksa awal oleh perawat Muh. Rosikhu, korban mengalami penurunan kesadaran berat. Pupil mata kanan sudah melebar. Petugas segera menghubungi Puskesmas Selong dan Puskesmas Denggen. Ambulans tiba dan korban dilarikan ke RSUD dr. R. Soedjono Selong.

Di IGD, perawat Darmawan Eka Putra mendapati kondisi pasien masih sama. Ada luka robek di atas bibir. Tim medis langsung memasang oksigen dan infus untuk menstabilkan.

Di sekitar lokasi, polisi menemukan petunjuk. Sekitar 30 meter dari tempat korban jatuh, terparkir satu unit Yamaha Mio J warna biru putih nopol DR 6706 TI. Motor itu diduga milik korban, tapi belum bisa dipastikan. Dari napas korban juga tercium aroma alkohol.

P.S. Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi menyebut ada dugaan awal korban terlibat kecelakaan tunggal. Setelah jatuh, ia diduga berjalan sempoyongan mencari pertolongan hingga akhirnya ambruk di dekat truk yang terparkir.

“Namun penyebab pasti penurunan kesadaran, dugaan kecelakaan, maupun kepemilikan sepeda motor masih dalam penyelidikan,” kata Rusmaladi.

Polisi sudah mengantongi keterangan sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti di sekitar lokasi. Sayang, nyawa korban tidak tertolong. Tak lama setelah mendapat perawatan di RSUD Soedjono Selong, pria itu dinyatakan meninggal dunia. Identitasnya hingga kini masih misteri.

Polsek Selong mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polres Lombok Timur. Masyarakat juga diminta cepat melapor ke kantor polisi terdekat atau Call Center 110 jika menemukan kejadian yang mengganggu kamtibmas.(ton)

Bagikan: