Lombok Timur Babarpos.com – Catat tanggalnya! Panitia Festival 17 Agustus 2026 Sakra Barat resmi tancap gas. Rapat koordinasi, Minggu (12/7/26), jadi titik awal. Targetnya satu: bikin HUT ke-81 RI di Sakra Barat jadi perayaan paling meriah dan paling dikenang.
Lapangan Umum Sakra Barat akan berubah total. Bukan lagi sekadar lapangan. Tapi akan jadi pusat pesta rakyat, pusat seni, pusat ekonomi, dan pusat kebanggaan warga Sakra Barat.
“Ini Bukan Pesta Panitia. Ini Pesta Kita Semua”
Ketua Panitia Fikry Putra Revolusi berapi-api saat memimpin rapat.
“Festival ini milik seluruh masyarakat Sakra Barat. Kami tidak bisa jalan sendiri. Mari rapatkan barisan, satukan langkah. Dengan semangat gotong royong, kita buktikan Festival 2026 akan jadi perayaan yang membanggakan,” seru Fikry.
Dan janjinya bukan kaleng-kaleng.
Ada Apa Saja? Komplit!
Tahun ini festival akan dikemas beda. Panitia menyiapkan paket lengkap:
1. Pentas Seni & Budaya: Tampilkan jati diri Sakra Barat
2. Pentas Kreativitas Anak Muda: Panggung buat gen Z unjuk bakat
3. Perlombaan Rakyat: Dari yang tradisional sampai yang kekinian
4. Hiburan Musik: Guncang Lapangan Umum sampai malam
5. Bazar UMKM: Ribuan pedagang lokal dan komunitas kreatif siap ramaikan
Intinya, semua usia, semua desa, semua elemen harus ikut merasakan.
Dampaknya 2: Hiburan Dapat, Ekonomi Jalan
Panitia tidak mau festival hanya jadi tontonan. Ini juga harus jadi penggerak ekonomi.
Pelaku UMKM, pedagang kaki lima, sampai komunitas kreatif akan diberi ruang penuh. Selama festival berlangsung, Lapangan Umum diproyeksikan jadi pusat transaksi terbesar di Sakra Barat.
“Kita hiburan, tapi UMKM kita juga naik kelas,” kata Fikry.
Aparat Sampai Sekolah Pasang Badan
Gelar sebesar ini butuh dukungan besar. Dan dukungan itu datang.
Camat Sakra Barat Kamaluddin, S.Adm. menegaskan Pemerintahan Kecamatan siap di garda depan.
“Ini bukan hanya perayaan. Ini perekat persaudaraan. Kami bersama Forkopimcam siap kawal agar acara aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.
Keamanan? Tenang. Kapolsek Sakra Barat IPTU Anhar sudah siapkan skema pengamanan bersama TNI, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat.
“Prioritas kami: masyarakat aman dan nyaman dari awal sampai penutupan,” ujarnya.
Bahkan dunia pendidikan ikut all out. Kepala UPTD Dikbud Sakra Barat Taufik Ismail, S.Pd. menginstruksikan seluruh SD dan SMP se-Kecamatan wajib ikut.
“Ini momentum emas menanamkan nasionalisme dan cinta tanah air ke anak-anak kita. Guru dan siswa harus jadi bagian dari sejarah festival ini,” ungkap Taufik.
Sakra Barat, Saatnya Unjuk Gigi
Dengan sinergi panitia, pemerintah, aparat, sekolah, desa, UMKM, dan masyarakat, panitia optimistis Festival 17 Agustus 2026 akan jadi agenda terbesar se-Kecamatan Sakra Barat.
Lebih dari sekadar hiburan. Ini adalah simbol persatuan. Ini bukti semangat gotong royong masih hidup. Ini panggung kebangkitan kreativitas dan ekonomi Sakra Barat.
Pesan terakhir dari panitia Warga Sakra Barat, siapkan diri. Jaga ketertiban, jaga kebersihan, dan datang berbondong-bondong.
Karena tahun ini, kemerdekaan kita rayakan dengan cara paling meriah. Sampai jumpa di Lapangan Umum Sakra Barat!

