Lombok Timur – Barbarpos.com Gelaran Festival Gawe Beleq Sakra Barat belum juga surut. Memasuki malam ketiga pada Rabu (19/8/2026), suasana lokasi festival justru semakin meriah. Ribuan warga dari berbagai desa di Sakra Barat dan sekitarnya tumpah ruah untuk menikmati kemeriahan perayaan HUT RI ke-81.
Yang menarik, keramaian itu tidak hanya dirasakan panitia. Para pelaku UMKM mengaku menjadi pihak paling diuntungkan. Omzet penjualan mereka melonjak jauh dibanding hari biasa.
“Sudah tiga malam ini dagangan laris manis. Pengunjungnya tidak habis-habis, dari habis magrib sampai larut malam tetap ramai,” kata salah seorang pedagang kuliner yang berjualan di area festival.
Ketua Panitia Festival Gawe Beleq Sakra Barat, Muhammad Faizun Fikri, mengatakan peningkatan jumlah pengunjung menjadi bukti gawe ini berhasil menyentuh masyarakat.
Ia menegaskan festival ini sengaja digelar dua arah. Selain untuk menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, juga untuk mengangkat ekonomi warga melalui pemberdayaan UMKM.
“Salah satu tujuan Gawe Beleq ini adalah merayakan HUT RI ke-81 dan juga untuk menaikkan kelas para pelaku UMKM agar bisa meningkatkan pendapatan mereka,” ujar Fikri.
Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kunci sukses acara. Seluruh elemen dilibatkan. Pelaku UMKM diberi lapak, para pemuda diberdayakan untuk mengatur parkir, tokoh masyarakat ikut mengawal kegiatan.
“Semua tercover. Pelaku UMKM dapat tempat berjualan, para pemuda diberdayakan untuk parkiran. Semua berpartisipasi untuk mensukseskan acara ini,” jelasnya.
Apresiasi juga disampaikan Fikri kepada aparat keamanan. Ia menyebut Kapolsek Sakra Barat bersama anggota setiap malam siaga penuh menjaga ketertiban sehingga pengunjung merasa aman berlama-lama di lokasi.
Selain itu, Fikri juga menyampaikan pesan penting dari Kapolsek kepada para pedagang. Di tengah ramainya transaksi, kewaspadaan terhadap uang palsu harus ditingkatkan.
“Pesan dari pak Kapolsek, untuk para pelaku UMKM agar lebih teliti saat menerima uang belanja dari pembeli. Jangan lupa untuk meneliti agar tidak kena tipu karena maraknya uang palsu,” pesannya.
Festival Gawe Beleq Sakra Barat sendiri menjadi salah satu gawe rakyat yang memadukan unsur budaya, hiburan, dan ekonomi. Dengan antusiasme yang terus naik, panitia optimistis kegiatan ini akan berdampak panjang, tidak hanya sebagai perayaan kemerdekaan tetapi juga sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di Sakra Barat.
Warga pun berharap gawe seperti ini bisa terus digelar setiap tahun, agar semangat kemerdekaan dan kebersamaan tetap hidup, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha kecil di desa.
