Bupati Lombok Timur Tegaskan Jalan Mulus dan PAD Naik jadi Prioritas 

LOMBOK TIMUR – Barbarpos.com  Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memaparkan sejumlah terobosan strategis untuk memajukan daerah. Hal itu disampaikan Bupati H. Haerul Warisin saat menjawab pertanyaan dalam sesi dialog interaktif puncak perayaan HUT ke-81 RI dan HUT ke-131 Lombok Timur di Lapangan Tugu Selong, Senin (31/8/2026).

Bupati menegaskan pentingnya efisiensi fiskal dan kerja ekstra untuk mendatangkan anggaran pusat ke daerah.

“Kita tidak boleh berhenti, harus cari solusi. Jika hanya berdiam diri, kita tidak bisa membangun Lombok Timur. Alhamdulillah, dengan naiknya PAD dan komunikasi insentif ke Jakarta, hasilnya mulai terasa,” ujar Warisin.

Sektor infrastruktur jalan menjadi fokus utama Pemkab. Untuk periode 2026–2027, dana Program Jalan Inpres sebesar Rp250 miliar telah dikucurkan untuk perbaikan dan pembangunan jalan. Selain itu, Pemkab juga menambah anggaran jalan pada APBD Perubahan 2026 dan mengalokasikan Rp200 miliar pada tahun 2027.

Bupati menargetkan seluruh jalan kabupaten yang belum diaspal akan mulus secara merata pada 2028–2029. Program Lombok Timur Terang 2027 juga dirancang melalui penandatanganan kerja sama pemasangan Penerangan Jalan Umum di seluruh ruas jalan daerah untuk menunjang aktivitas ekonomi warga hingga malam hari.

Di sektor pertanian, Pemkab berhasil menggaet dukungan Kementerian Pertanian dan DPR RI. Lebih dari Rp21 miliar dana swakelola disalurkan langsung ke Perkumpulan Petani Pemakai Air untuk perbaikan jaringan irigasi.

Kesejahteraan tenaga kesehatan dasar juga menjadi perhatian. Pemkab tengah merancang pengalokasian dana melalui Alokasi Dana Desa agar seluruh kader posyandu dan BKB tercover perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Untuk sektor pariwisata dan lingkungan, Lombok Timur terpilih menjadi satu-satunya daerah di wilayah Bali, NTB, dan NTT, serta bagian dari 28 kabupaten/kota se-Indonesia yang mendapatkan program Regional Support for Development Program senilai belasan miliar rupiah. Program ini fokus pada transformasi pengelolaan sampah modern.

Pemkab juga terus mendorong iklim investasi penginapan di wilayah selatan seperti Kecamatan Jerowaru, sembari mengoptimalkan penerimaan pajak daerah dari sektor pariwisata utara.

Bupati mengimbau masyarakat tetap optimistis dan bersabar terkait pemerataan pembangunan.

“InsyaAllah, Lombok Timur akan semakin maju. Semua upaya ini kita kembalikan untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Bagikan: